Selamat Datang dan Enjoy Reading.. Dimohon Untuk Tinggalkan Komentar Kalian Yah.. Thanks

Senin, 31 Oktober 2011

10 Ponsel Termahal di Dunia Tahun 2011


Di era modern seperti sekarang, sepertinya hampir semua orang memiliki ponsel atau smartphone. Tapi untuk jenis ponsel dan smartphone berikut ini, mungkin tidak semua orang bisa mempunyainya karena harga yang sangat mahal, hingga mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah.

Temuilah 10 ponsel termahal di tahun 2011:

32GB iPhone 4 Diamond Rose
1. 32GB iPhone 4 Diamond Rose, Rp 70,1 Miliar
Mungkin ini ponsel termahal di dunia saat ini. 32GB iPhone 4 Diamond Rose didekorasi dengan tiga  perhiasan paling mulia di bumi; berlian, platinum dan emas. Sebanyak 500 butir berlian senilai 100  karat menghiasi hampir seluruh permukaannya. Tombol navigasi utama ditanamkan berlian warna pink 7,4  karat yang bisa dilepas dan dijadikan cincin atau item perhiasan lainnya. Bagian belakang ponsel, terbuat dari rose gold, dengan 53 berlian           menghiasi logo.


2. 32GB Goldstriker iPhone 3G S Supreme, Rp 27,3 Miliar
Casing ponsel ini terbuat dari emas murni 22 karat seberat 271 gram. Bagian depannya dihiasi 136  berlian 68 karat. Logo Apple di bagian belakang, terbuat dari 53 berlian. Lebih istimewanya lagi, tombol 'home' dilapisi sebongkah berlian 7,1 karat. Bukan hanya itu, Goldstriker juga dihiasi  batu granit, emas kashmir dan material kulit. Perlu sekitar 10 bulan untuk menciptakan ponsel  masterpiece ini.







iPhone 3G King's Button
3. iPhone 3G King's Button, Rp 21 Miliar
iPhone ini dihiasi berlian putih 6,6 karat di tombol 'home' nya. Tidak hanya itu, sebanyak 138  berlian juga disematkan disekeliling pinggiran ponsel.










Goldvish Le Million
4. Goldvish Le Million, Rp 11 Miliar
Guinnes World Record menobatkan Goldvish Le Million sebagai ponsel termahal yang berhasil terjual di Millionaire Fair di Cannes, Prancis pada September 2006. Didesain di Swiss, ponsel ini terbuat dari  emas putih 18 karat dengan taburan 1.800 berlian.




Diamond Crypto Smartphone
5. Diamond Crypto Smartphone, Rp 11 Miliar
Ponsel yang harganya lebih mahal dari Ferrari Enzo ini, adalah hasil dari kolaborasi JSC Ancort dan  desainer perhiasan asal Austria. Dihiasi dengan 50 berlian, dan 10 di antaranya merupakan berlian  warna biru yang sangat langka. Bagian casing dan tombolnya, terbuat dari platinum. Logo Ancort yang  terdapat di tombol navigasi terbuat dari rose gold 18 karat.





Vertu Signature Cobra
6. Vertu Signature Cobra, Rp 2,6 Miliar
Ponsel yang sangat ekslusif ini dihiasi dua batu emerald, 439 rubi, dan dua berlian masing-masing 1  dan 2 karat. Vertu Signature Cobra hanya ada delapan buah di dunia.









VIPN BlacDiamond Smartphone
7. VIPN BlacDiamond Smartphone, Rp 2,5 Miliar
Smartphone ini terbuat dari titanium dan polycarbonate, yang dihiasi dua berlian; satu di tombol  navigasi dan lainnya di belakang ponsel. Memiliki teknologi seperti Bluetooth, WiFi dan kamera 4  megapiksel. Hanya diproduksi lima di seluruh dunia.









iPhone Princess Plus
8. iPhone Princess Plus, Rp 1,5 Miliar
Fitur iPhone Princess Plus tak berbeda dengan smartphone keluaran Apple lainnya. Kenapa harganya  bisa mencapai miliaran rupiah? Ternyata, iPhone ini dirancang khusus oleh desainer kenamaan Austria,  Peter Aloisson yang menghiasinya dengan ratusan berlian dengan kualitas terbaik (17,75 karat).







Vertu Signature Diamond
9. Vertu Signature Diamond, Rp 752,8 Juta
Vertu merupakan brand yang dikenal dengan produk-produk ponsel mewahnya, termasuk yang satu ini.  Ponsel ini terbuat dari platinum terbaik dan diklaim proses perakitannya dilakukan dengan tangan,  bukan mesin. Ponsel berhias berlian ini hanya diproduksi 200 buah.









Motorola SLVR L7
10. Motorola SLVR L7, Rp 641,6 Juta
Dari segi fitur, tidak ada yang terlalu istimewa dari ponsel keluaran Motorola ini. Hanya memiliki  resolusi layar 176 x 220 piksel, layar 1,9 inci, Bluetooth, kamera 640 x 480 piksel, bahkan tidak  dilengkapi perekam video. Yang membuatnya mahal adalah: 260 butir berlian yang menghiasi seluruh  bagian depan casingnya.











Album ke-5 YUI, "How Crazy Your Love" telah diumumkan



YUI telah mengumumkan albumnya yang ke-5 yang berjudul "How Crazy Your Love". Berisi total 18 lagu, 8 lagu diantaranya merupakan lagu baru. Album ini akan release pada 2 November 2011.

"Lock On", salah satu lagu di album "How Crazy Your Love", telah dipilih menjadi theme song drama berjudul "Kaito Royale", drama tersebut akan di bintangi oleh Matsuzaka Tori.


reguler edition cover


limited edition cover

Tracklist :
1. HELLO
2. Separation
3. Get back home
4. Lock on
5. U-niform
6. Cooking
7. Rain
8. Good night
9. YOU
10. It’s my life
11. no Reason
12. Nobody knows
13. Green a.live

(sumber: tokyohiveyui-lover)

Single ke-23 AKB48 Terjual Lebih Dari 1 Juta Copy di Hari Pertama Rilis



Oricon melaporkan bahwa Single AKB48 ke 23 yang berjudul "Kaze wa Fuiteiru" sudah terjual sekitar 1.045.937 di hari pertama rilis nya. Sebagai perbandingan, single sebelum nya yaitu Flying Get terjual 1,025,952 di hari pertama rilis. Ini menambah daftar penjualan bombastis nya AKB48 yang selalu menembus angka 1 Juta. 

Menarik sekali untuk melihat perkembangan penjualan Single "Kaze wa Fuiteiru" ini, akankah total penjualan nya bisa melampaui raihan dari single sebelum nya?

(Sumber : oricon)

Cerpen : Tanpamu Dunia Masih Berputar Part 1


“Nggak cuma bertengkar, Ma. Tapi kami udah putus,” jawab Mara dengan mata kosong.



MASIH sayup-sayup terdengar isak tangis Mara yang tertahan. Sebenarnya Mara ingin berteriak mengeluarkan kekesalan hatinya, tapi niat itu diurungkan juga olehnya demi dilihatnya hari telah larut. Mara tak ingin mengganggu penghuni rumah lainnya. Dengan kepala yang sedikit berat serta mata yang bengkak, Mara beranjak dari tempat tidurnya. Dipandanginya foto Ridho yang terpampang di dinding kamarnya, seorang cowok yang selama ini mengisi hari-harinya dengan kebersamaan dan cinta. Dan ketika kebersamaan itu telah tiada, Mara baru merasa sakitnya patah hati. Namun apa mau dikata, bila cinta itu tak selamanya bisa dipertahankan. Dan yang serba manis itu kini hanya menyisakan pahit empedu.
Segera Mara menurunkan foto tersebut, dikumpulkannya bersama barang- barang pemberian Ridho yang lain. Kemudian dikemas menjadi satu dan disimpannya di rak buku yang lama tak terpakai. Dengan perasaan kesal, Mara bergumam sendiri, tidak jelas, masih dengan isak tangis yang begitu menggetarkan hati. Akhirnya Mara kembali berbaring lagi ke tempat tidur, perlahan matanya mulai terkatup meski isak tangis itu masih juga terdengar lirih.
MARA masih tidur ketika suara Mama dari lantai bawah memanggil-manggil namanya agar segera bangun dan turun ke bawah. Karena sekian lama tidak ada sahutan juga, akhirnya Mama naik ke kamar Mara. Dengan hati-hati Mama membuka pintu kamar Mara. Mama heran kenapa pintu kamarnya tidak dikunci. Kemudian Mama melangkah masuk ke kamar, dilihatnya anak kesayangannya itu masih berbaring di tempat tidur. Mama tidak tega membangunkannya, karena dilihatnya Mara sangat pulas tidurnya.
Ketika Mama hendak keluar dari kamar, terdengar panggilan lirih dari Mara yang rupanya terjaga oleh suara langkah Mama. 
“Ma …?”
“Eh, Mara sayang udah bangun ya? Mama kira masih tidur.


Mama nggak mau ngebangunin Mara, karena Mama tahu kemarin Mara tidurnya larut banget. Iya, kan?”

Mara menggeliat manja di atas kasur empuknya. Mara merasa kepalanya sangat pening, pasti karena jam tidur yang kurang atau mungkin karena kebanyakan menangis tadi malam. Matanya pun kelihatan bengkak. Wajahnya kelihatan lusuh dan pucat.

“Mara, kamu kenapa sayang? Tadi malam kamu nangis? Kenapa?” tanya Mama cemas.
“Nggak kok, Ma,” jawab Mara lesu.
“Nggak gimana? Kamu pucat kayak gini? Kamu sakit?” tanya Mama lagi.
Mara menggeleng lesu.
“Ayolah sayang … kamu ceritakan sama Mama. Nggak biasanya kamu kayak gini,” bujuk Mama.
Mara menghampiri Mama lalu memeluknya. Kembali Mara terisak menangis, membuat Mama makin cemas.
“Mara … kalau kamu diam dan nggak mau ngomongin masalah kamu, Mama nggak bisa bantu kamu. Jangan bikin Mama cemas dong …” Kata Mama sambil membelai lembut rambut Mara.
“Ridho, Ma …” Ucap Mara amat lirih.
“Kenapa Ridho? Kalian bertengkar?” tanya Mama dengan dahi terlipat.
“Nggak cuma bertengkar, Ma. Tapi kami udah putus,” jawab Mara dengan mata kosong.
“Kenapa? Bukankah kalian selama ini baik-baik aja. Mama nggak pernah lihat atau dengar kalian ribut-ribut. Eh … sekali dengar kok malah putus.” Mama nampak bingung.
“Selama ini memang sering ada pertengkaran kecil, Mara sering merasa kecewa tapi Mara nggak pernah ambil hati kok, Ma. Mara nggak suka ceritain masalah pribadi ke semua orang. Mara lebih senang menyelesaikannya sendiri. Mara nggak ingin …” 
“Tapi Mama kan bukan orang lain, Ra?” potong Mama cepat. “Mama juga bisa jadi teman dekat kamu. Nggak baik menyimpan masalah sendiri. Kalau bisa diselesaikan sendiri sih nggak apa-apa, tapi kalau makin nambah beban kamu kan juga nggak baik. Kalau kamu mau share sama teman atau orang terdekat kamu, setidaknya kamu bisa sedikit mengurangi beban kamu,” lanjut Mama kemudian.
“Maafin Mara, Ma …” Ucap Mara sambil menundukkan wajahnya.


“Kenapa harus minta maaf sama Mama?” kata Mama sambil tersenyum. “Kalau kamu sakit dan terluka cuma gara-gara seorang cowok, malu dong! Bukankah masih banyak pilihan lain yang lebih baik. Lakukan kegiatan yang bermanfaat dan menguntungkan buat kamu. Ingat kamu baru kelas dua SMA, perjalanan hidup masih panjang. Apalagi yang namanya cinta, kamu masih bisa meraihnya. Mara, kamu pasti bisa!” Mama memberi semangat kepada Mara.

“Makasih, Ma. Mama memang Mama terbaikku. Mara akan berusaha berdiri lagi. Mara nggak ingin jatuh untuk yang kedua kalinya.” Ucap Mara sambil tersenyum tipis.

“Bagus! Ayo buruan mandi, kamu ke sekolah nggak? Jangan bilang nggak loh …” Mama beranjak dari duduknya.
“Oke, Ma …,” jawab Mara singkat. “Eh, Mama membutuhkan aku? Mama sayang sama aku?”
“Tentu aja! Kamu anak manis kebanggaan Mama! Rasa sayang Mama berani diadu dengan siapa pun di dunia ini! Apalagi dengan cowok jelekmu itu!”
Mara terperangah sebentar tapi kemudian tertawa. Mama tidak tertawa, Mama memperlihatkan ekspresi wajahnya yang makin serius.
Mara lantas beranjak dari duduknya menuju kamar mandi setelah Mama keluar dari kamarnya.
SEMUA menjadi jelas dengan kedatangan Ridho yang semula bilang tidak bisa menghadiri pesta ulang tahunnya Rima karena saat itu Ridho masih berada diluar kota. Sudah seminggu Ridho meninggalkannya karena harus mengikuti kompetisi basket antar SMA se-Jawa Barat yang diselenggarakan di Bandung. Kebetulan tim basket sekolah Ridho yang terpilih dan berhasil mewakilinya.
Selama seminggu itu hanya sekali Ridho menelpon Mara. Mara seperti merasa aneh dengan sikap Ridho. Mulai dari nada bicaranya yang selalu gugup dan berusaha mengalihkan perhatian serta setiap kali Mara ingin berlama-lama ngobrol, sampai Ridho yang terkesan kurang peduli dan ingin cepat-cepat mengakhiri telepon ketika Mara menyampaikan sebuah persoalan kecil.

(Bersambung ya... ^^)
Part 2

Adv